Pengertian E-Commerce

E-Commerce merupakan sebuah aktivitas perdagangan yang dilakukan melalui jaringan internet menggunakan perangkat komputer maupun smartphone, hal ini bertujuan untuk memudahkan proses perdagangan. Electronic commerce atau E-commerce adalah sistem yang mencakup aktivitas penjualan, pembelian, dan distribusi barang dan jasa menggunakan sistem elektronik internet. Sektor Bisnis ini menjadi semakin menjanjikan dalam menghasilkan profit yang besar di era digital saat ini.

 

Perkembangan teknologi informasi, terutama internet, menjadi pendorong utama perkembangan e-commerce. Internet sebagai jaringan global memungkinkan komunikasi dan interaksi antara perusahaan dan konsumen di seluruh dunia.

 

Dengan memanfaatkan teknologi informasi, e-commerce membantu perusahaan mengembangkan bisnis dan menghadapi tekanan persaingan dengan meningkatkan efisiensi biaya dan produktivitas.

 

Sejarah E-Commerce

Perkembangan Teknologi Informasi telah menciptakan infrastruktur informasi baru, dengan internet sebagai salah satu aspek utamanya. Penerapan sistem E-Commerce dimulai pada awal tahun 1970-an dengan inovasi seperti Electronic Fund Transfer (EFT) dan kemudian berkembang menjadi Electronic Data Interchange (EDI), yang digunakan oleh berbagai jenis perusahaan. Pada awal 1990-an, komersialisasi internet berkembang pesat, mencapai jutaan pelanggan, dan muncullah istilah E-commerce. Pendapatan di internet terus meningkat, mencapai angka triliunan dolar pada tahun 2006.

 

Teori E-Commerce Menurut Para Ahli
    1. Menurut Baum, E-commerce adalah kumpulan teknologi, aplikasi, dan proses bisnis yang menghubungkan perusahaan, konsumen, dan komunitas melalui transaksi elektronik dan pertukaran barang, jasa, dan informasi.
    2. Menurut Sukarmi, transaksi dapat dikategorikan sebagai e-commerce jika melibatkan kontrak dagang, media elektronik, tidak memerlukan kehadiran fisik, terjadi di ranah publik, menggunakan internet, dan tidak terbatas oleh batas yurisdiksi nasional.
    3. Menurut Laudon & Laudon, E-Commerce adalah proses membeli dan menjual produk secara elektronik antara konsumen dan perusahaan dengan komputer sebagai perantara.
    4. Menurut Wahana Komputer Semarang, E-Commerce melibatkan pertukaran bisnis rutin melalui transmisi Electronic Data Interchange, email, bulletin boards elektronik, mesin faksimili, dan Electronic Funds Transfer terkait dengan berbagai transaksi online.
    5. Menurut David Baum, E-commerce adalah kumpulan teknologi, aplikasi, dan proses bisnis yang menghubungkan perusahaan, konsumen, dan komunitas melalui transaksi elektronik dan pertukaran barang, jasa, dan informasi.
    6. Menurut Onno. W. Purbo, E-Commerce adalah kumpulan teknologi, aplikasi, dan proses bisnis yang menghubungkan perusahaan, konsumen, dan komunitas melalui transaksi elektronik dan perdagangan barang, jasa, dan informasi.
Jenis-Jenis E-Commerce

Berdasarkan jenisnya, E-Commerce dapat dibagi menjadi B2B (bisnis ke bisnis), B2C (bisnis ke konsumen), C2C (konsumen ke konsumen), dan C2B (konsumen ke bisnis). Setiap jenis memiliki karakteristik dan keuntungan tersendiri.

 

Struktur dan Klasifikasi E-commerce

E-Commerce dapat diklasifikasikan menjadi beberapa tipe, seperti B2C (bisnis ke konsumen), B2B (bisnis ke bisnis), B2E (bisnis ke karyawan), G2C (pemerintah ke warga), dan lain-lain. Setiap tipe memiliki tujuan dan model bisnis yang berbeda.

 

Faktor Konsep dalam E-commerce

E-commerce merupakan proses jual-beli online yang memanfaatkan internet sebagai media. Faktor kunci sukses dalam e-commerce meliputi harga kompetitif, pelayanan yang baik, informasi lengkap, bonus dan diskon, serta kemudahan perdagangan.

 

Tujuan dan Manfaat E-Commerce

Tujuan E-Commerce adalah menyediakan akses mudah bagi konsumen untuk berbelanja dan bertransaksi online. Manfaatnya antara lain kemudahan berkomunikasi, pemasaran yang efektif, perluasan pasar, dan kemudahan dalam pembayaran dan penyebaran informasi.

 

Keuntungan dan Kerugian E-commerce

Keuntungan E-Commerce meliputi pelayanan yang lebih baik, pengembangan pasar global, penghematan biaya, dan peningkatan customer loyalty. Namun, kerugian E-Commerce dapat meliputi kecurangan, pencurian informasi, gangguan pelayanan, kehilangan kepercayaan, dan kerugian finansial.